
[ 1 comment ] ( 361 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 3 / 185 )Part #1
Akhirnya si mito dikuliti...tinggal menyisakan rangka, mesin dan roda. Hal ini terjadi ketika habis solo riding jakarta-bogor ketika berhenti dan temperatur berada di 80 dan 90 derajat muncul air warna hijau (kirain ini motor congean).

Di mesin terlihat kucuran oli, setelah di telaah ternyata oli muncrat dari leher knalpot akibat pakingnya sudah rusak. Akhirnya saya saya coba buat paking sendiri dari kertas paking tahan panas yang bisa di dapatkan dari toko onderdil mobil.

Mudah-mudahan minggu ini sudah bisa sehat.
[ add comment ] ( 47 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 3 / 169 )
Siapakah Massimo Tamburini, wehh...harus kenal donk sama disainer yang satu ini..terlihat dari karya-karya besanya seperti Ducati Paso, Ducati 916, Cagiva Mito, MV Agusta F4, MV Agusta Brutale.
Yup Italian Motorcycle Designer termasuk Cagiva, Ducati, MV Agusta dan Bimota. Hasil disain tamburini banyak menjadi "icon" dalam disain motor.
Sayangnya tamburini menyatakan pensiun pada 31 desember 2008...oh sangat sayang sekali tidak bisa melihat karya-karyanya lagi.
well, lucky me got one of the Tamburini Design which is Cagiva Mito.
Beberapa disain tamburini...wow...eksotik
Ducati Paso
Ducati 916
Cagiva Mito
MV Agusta F4
MV Agusta Brutale
[ add comment ] ( 157 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 3 / 155 )Brake lever cagiva mito gw sudah beberapa hari ini bengkok.

mau pesen ke luar harganya US 59.00 mahal sekali. Akhirnya hunting limbah moge ke KIPS motor dan mendapatkan footstep mito lengkap dengan harga hanya 350 rb rupiah.
ah murahnya...
[ add comment ] ( 154 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 3 / 112 )Apakah anda tahu "The Greatest Motorcycle Ever Built" versi Discovery Channel ?
It's the Honda Supercub...antik, kuat, bullet proof, indestructible...
akhirnya gw ngangkat motor honda c70 untuk dibangun kembali.
Ketika pertama kali datang motor ini menggunakan velg ring 14, akhirnya di kembalikan seperti semula ke ring 17 dan memasang jari-jari banyak serta sidewall untuk mempermanis...

selanjutnya cari tukang cat untuk memperbaiki body kalengnya
[ 2 comments ] ( 195 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 3 / 75 )yup, akhirnya boblbee dateng...thx pak pos. Gak usah basa-basi langsung aja kita lihat satu-satu
tampak keseluruhan (oh..I like red)

from side

boblbee emblem...di emboss

hardshell made in sweden (ada no seri juga)

inside padding...muat laptop 13.3" maksimal

padding made in china (nyaman...good quality)

ada tempat buat hp juga

back padding

manual guide...

overall...maknyus...hehehe

[ 9 comments ] ( 395 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 3 / 79 )Akhirnya...pagi ini coba cek di EMS Pos Indonesia
http://ems.posindonesia.co.id
THE STATUS OF THE SHIPMENT
Number : CJ19303xxxxUS
Type : PARCEL
From : UNITED STATES OF AMERICA [US]
OFFICE DATE TIME STATUS
US 19-06-2009 17:49 Posting/Collection
US 22-06-2009 03:38 Departure from outward OE
JakartaPusat 10000 25-06-2009 08:52 Arrival at inward OE
JakartaPusat 10000 25-06-2009 10:58 Held by Customs
JakartaPusat 10000 30-06-2009 14:53 Departure from inward OE to 16000 Adpis : 000265
Bogor 16000 01-07-2009 08:09 Arrival at delivery office
Bogor 16000 01-07-2009 08:12 Departure from inward OE to 16720 Adpis : 000001
Bogor 16000 01-07-2009 08:12 Attempted to deliver
horee...boblbee udah nyampe bogor...tingal di pake..asek2x review kemudian
[ add comment ] ( 152 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 2.8 / 55 )
Saya pesen decals/sticker AGIP dari US. Decals ini untuk ditempelkan pada sisi kiri dan kanan fairing motor

kualitas decals sangat bagus, di print pada bahan vinyl kualitas tinggi dengan hasil cetakan yang rapih. Tidak seperti yang saya lihat pada sticker buatan lokal yang cetakannya seperti sablon.
kebetulan decals yang saya pesen terdiri dari ukuran 4" dan 2" dan 1". cocok ditempelkan pada motor Ducati 888, Monster, 916, 999, 996, 998, 1098, 748, 851, 900, 749, Cagiva, Desmo, MV Agusta.
jika ada yang berminat saya masih ada stock 1 pasang (isi 8 buah decals)
[ 5 comments ] ( 195 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 3.1 / 27 )Ok, hari ini saya coba beli helm KBC lagi, setelah sebelumnya sempat memiliki KBC Magnum Mugello dan mau cari helm kedua. Pilihan pertama jatuh kepada Sparx Corsa Red

helm yang dibanderol dengan harga Rp 1.050.000 dan sudah berstandar DOT dan ECE 22.05 memiliki thermocomposite shell construction, dengan anti-fog visor.
mumpung sedang ada promosi 25% selama PRJ berlangsung...jadi helm ini menjadi Rp 787.500 + biaya ongkos kirim ke bogor Rp 50.000 menjadi Rp 837.500
tapi entah kenapa saya lebih sreg ke helm KBC (terutama KBC Beast type VR-1X) tapi karena versi Beast sudah habis dan baru akan ada bulan agustus...weks kelamaannn...akhirnya ambil VR-1X yang lain dan dapatnya yaitu versi Tribal Black/Silver. Helm ini dibanderol Rp 1.400.000 plus diskon 25% menjadi Rp 1.050.000.
hehehe berarti dengan menambah sekitar Rp 212.500 sudah dapat helm KBC. Akhirnya beli lah helm KBC VR-1X Tribal ukuran L (Umumnya helm-helm seperti ini lebih kecil 1 ukuran dari biasanya) jika anda terbiasa menggunakan helm ukuran L alangkah baiknya memilih ukuran XL.
berikut foto-foto ketika helm datang
kardusnya

Cheek Padding, lembut dan nyaman lengkap dengan D-Ring

Motif Tribal

Ventilasi. Terdapat tuas yang dapat digeser "O" dan "C" artinya Open dan Close

Tampak samping

Tampak depan

setelah dipakai dan diujicoba...dari segi ukuran pas dengan kepala saya kuping terasa nyaman. Hanya suara angin masih terdengar (tingkat kebisingan di dalam helm masih lebih baik punya KBC Magnum Mugello). Tidak adanya busa pelindung di deket dagu menjadi nilai minus helm ini. Ratchet untuk membuka visor lebih sulit dibanding seri KBC Magnum.
nilai plus : dimensi helm yang lebih kecil dari KBC Magnum Mugello, Double D-Ring dan kualitas padding yang baik.
Overall : LUMAYAN...
[ 1 comment ] ( 116 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 3.2 / 19 )Banyak hal yang terpikirkan ketika kita akan memilih sebuah helm, mulai dari faktor harga, desain dan motif serta rasa aman dan nyaman ketika memakai.
Untuk mendapatkan kualitas helm yang baik, tentu diperlukan suatu standarisasi. Indonesia memiliki SNI (Standar Nasional Indonesia) sedangkan di amerika terdapat 2 standarisasi yaitu FMVSS 218 atau DOT - merupakan standarisasi dari U.S. government dan Snell sebuah private company yang mengisukan tentang standarisasi helm.
Selain itu terdapat standarisasi dari Economic Community of Europe (ECE) yang paling umum digunakan oleh lebih dari 50 negara di seluruh dunia. ECE 22.05 tentunya ini digunakan sebagai standarisasi di eropa.
lebih baik manakah antara DOT dan ECE 22.05? berdasarkan artikel luar helm yang sudah memiliki standar ECE 22.05 memiliki standar yang lebih tinggi dari DOT dan tidak semua helm standar DOT memilki kualitas helm setara dengan standar ECE 22.05, wajar karena standar Eropa memiliki tingkat pengujian lebih tinggi dari DOT tentang velositas.
Bagaimana dengan SNI? saya belum melihat keseriusan SNI dalam melakukan standarisasi helm, sebagai contoh: seorang kawan baru saja membeli motor yamaha vixion dengan hadiah helm dan pada helm tersebut terdapat logo SNI (emboss) bukan dalam bentuk sticker. Tapi menurut saya kualitas helm tersebut sangat jauh dari kesan "melindungi kepala". Padahal ada logo SNI.
yang jadi pertanyaan? bagaimanakah prosedur SNI melakukan tes terhadap helm-helm tersebut...
bagaimanakah nilai dari penetration test?
bagaimanakah kekuatan dari shell?
dan lain-lain
tentunya bukan hanya sekedar menempelkan logo SNI (emboss) toh DOT dan SNELL pun hanya menempelkan sticker.
[ add comment ] ( 114 views ) | [ 0 trackbacks ] | permalink |




( 2.9 / 19 )

Calendar



